Tasamuh atau toleransi bagi warga Nahdlatul Ulama adalah selalu dikedepankan.Tetapi sementara banyak kelompok baru yang muncul belum menampakkan itu.Akan adil kiranya kalau semua kelompok mau ditolerir tetapi dia harus juga mau toleransi. NU sebagai organisasi tidak pernah memaksa mematikan suatu ormas islam yang sementara oleh kalangan banyak dianggap sesat.Tetapi kelompok tersebut tetap tidak berubah sikapnya tetap mengkafirkan orang yang bukan golongannya.Adilkah ?
Ya jelas kalau mereka mengkafirkan kita karena sesuai dengan aqidah mereka yang diluar golongannya sudah salah dalam memeluk agama islam. Saya sebagai penganut agama islam juga akan mengkafirkan orang yang sudah tidak sejalur dengan ahlus sunnah dan dalam golongan itu benar-benar sudah keluar dari aqidah-aqidah yang diajarkan oleh rasulullah, termasuk orang-orang nahdliyin sendiri kalau dia benar-benar sudah memenuhi kreteria untuk disebut sebagai orang kafir.
BalasHapus