Belas Kasih dan Pertolongan Allah
Dikisahkan dari Dzi Al Nuun Al Mishri rahimahullah :Suatu ketika aku hendak mencuci baju di sungai Nil .Tiba-tiba melintas seekor kalajengking yang sangat besar.Dengan terkejut aku minta perlindungan kepada Allah dari bahaya sengatannya.Sampai di pinggir sungai telah menunggu seekor katak yang besar muncul dari dasar sungai,kemudian kalajengking tadi menyeberangi sungai dengan naik diatas punggungnya.Aku tidak berhenti mengikuti kedua hewan tersebut.Pada akhirnya sampailah keduanya di seberang sungai.Kalajengkeng terus berjalan mendekati sebuah pohon yang besar dan rimbun.Di bawahnya tampak ada seorang pemuda yang tergeletak dalam keadaan mabuk.Melihat pemuda itu aku hanya mengelus dada dan berdoa laa haulaa wa la quwwata illa billah.Kalajengking terus mendekati pemuda tadi.Aku mengira kalajengking hendak menyengatnya .Dalam hati aku berpikir akan membunuh kalajengking itu jika sampai membahayakan si pemabuk tadi.Tetapi tiba-tiba datanglah seekor ular besar menuju ke arah pemuda hendak memakannya.Seketika itu kalajengking menghadangnya dan terjadilah pertarungan sengit antara keduanya .Sampai akhirnya sengatan kalajengking mampu menembus kepala si ular dan mengakhiri hidupnya.Setelah mampu menaklukkan ular kalajengking tidak lantas menuju si pemuda tadi,tetapi berbalik kembali ke pinggir sungai.Dan di tempat itu katak yang tadi mengantarnya sudah menunggunya dan kembali mengantar menyeberangi sungai menuju tempat semula ia datang.Setelah menyaksikan kedua hewan tadi pergi,aku kembali menuju tempat dimana pemabuk berada.Disampingnya aku lantunkan bait syair :
ياراقدا والجليل يحفظه * من كل سوء يكون فى الظلم
كيف تنام العيون عن ملك * تأتيك منه فوائد النعم
Wahai tukang tidur ,bagaimana engkau ini ? engkau selalu saja dalam gelapnya kesesatan. Sedang Allah Yang Maha Agung senantiasa menjagamu dari setiap marabahaya.
Bagaimana mata masih bisa terpejam tidur, lupa kepada Allah ,sedang nikmat-nikmat-Nya tak pernah henti datang kepadamu.
Mendengar syair-syair yang aku bacakan ,pemabuk tersebut tiba-tiba terbangun .Kemudian aku ceritakan peristiwa yang telah terjadi.Mendengar kisahku si pemuda akhirnya sadar dan meninggalkan perilaku buruknya .Ia melepas segala kemewahan duniawi dan mengganti dengan meniti jalan sufi sampai akhir hayatnya. Rahmatullahi alaih
Al Nawadir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar