MUTIARA NASIHAT SAYID AL HADAD
WIRID SEBAGAI RUTINITAS IBADAH
Senantiasalah engkau ramaikan waktumu dengan amal ibadah,sehingga tidak terlewatkan sedetikpun dari siang dan malam kecuali untuk melakukan kebaikan agar menjadi nyata barakah waktumu dan faedah umurmu.Berkata Hujjatul Islam Imam Al Ghazali : Sebaiknya engkau bagi waktumu untuk membaca wirid-wirid yang terjadwal dengan tertib.Jangan membuang-buang waktu.Sebab waktu adalah umurmu,dan umurmu adalah modal yang paling berharga bagi perdaganganmu di dunia ini untuk memperoleh keuntungan bisa datang ke tempat kenikmatan yang abadi (syurga) di sisi Allah SWT.Setiap tarikan nafasmu adalah mutiara yang tak ternilai harganya.Jika lewat tanpa faedah maka hilang sudah tak akan pernah bisa terulang kembali.
Hendaklah bacaan wirid yang engkau amalkan tidak dibatasi hanya satu macam wirid, karena bacaan wirid yang bermacam-macam dan bergantian secara periodik banyak memberi keberkahan .Setiap satu wirid yang dibaca pasti akan membekas di hati dan menjadi penerang , penolong serta memperoleh derajat kedudukan dari Allah SWT. Ketika engkau mau berganti-ganti bacaan wirid maka akan terselamatkan dari perasaan bosan dan malas.Berkata Ibnu Atha’illah Asyadzily rahimahullah :Ketika Allah yang Haq mengetahui kebosanan pada dirimu maka Allah memberi macam-macam cara beribadah yang beragam. Wirid-wirid yang dibaca akan menjadi penerang batin dan kontrol anggota lahir.Hal ini tidak bisa dirasakan kecuali jika melakukannya secara disiplin dan terus menerus.Untuk dapat melakukannya maka hendaklah dibuat jadwal dan waktu yang khusus untuk bacaan wirid tertentu.Apabila sekali waktu lupa hendaklah diqadla’ (diulang) sehingga akan membiasakan diri untuk tidak lupa membacanya.Berkata tuanku Seikh Sayyid Abdurrahman Assegaf ra. :
من لم يكن له ورد فهو قرد
Barang siapa tidak punya kebiasaan membaca wirid maka bagaikan seekor kera
Berkata seorang ahli ma’rifat :
الواردات من حيث الاوراد فمن لم يكن له ورد فى ظاهره لم يكن له وارد في سرائره
Inspirasi ilahiyyah [1] akan diperoleh dari seberapa bacaan wirid yang diamalkan.Barang siapa lahirnya tidak punya amalan membaca wirid maka batinnya tidak akan mempunyai inspirasi ilahiyah.
Senantiasalah engkau serius dalam setiap amal ibadahmu dan pilihlah amal ibadah sunat yang sekiranya engkau mampu untuk mengerjakannya dengan istiqamah ( kontinyu). Rasulullah SAW. bersabda :
احب الاعمال الى الله ادومها وان قل
Amal yang paling disukai Allah adalah amal yang terus menerus walaupun sedikit
خذوا من الاعمال ما تطيقون فان الله لايمل حتى تملوا
Pilihlah amal ibadah yang engkau sekalian mampu istiqamah mengerjakannya,(karena kalau memaksakan amal yang engkau tidak mampu tentu akan cepat bosan dan tidak bertahan lama) Allah tidak akan pernah bosan memberi pahala sampai kamu sekalian merasa bosan sendiri.
Diantara tipu daya syetan adalah pada mulanya membujuk seseorang untuk melakukan amal ibadah sebanyak-banyaknya dan berlebihan dengan tujuan hendak membuat orang tadi pada akhirnya sama sekali tidak melanjutkan amaliyahnya karena bosan. Amalan yang hendaknya diamalkan setiap hari sebagai wirid (rutinitas) adalah berupa shalat sunat,membaca Al Qur an,membaca ilmu agama,dzikir dan tafakkur.Seyogyanya shalat sunat yang menjadi amal keseharianmu dimaksimalkan melebihi yang sudah ada.Tentukan waktu dan bilangan rakaat yang engkau sekiranya mampu istiqamah melaksanakannya. Para salafusshalih (ulama pendahulu) ada yang shalat sunatnya sehari semalam seribu rakaat seperti Imam Ali bin Husein ra. Dan ada yang lima ratus rakaat,juga ada yang tiga ratus rakaat.Di dalam shalat terdapat dua bentuk ibadah.Bentuk ibadah lahiriyah dan batiniyah .Ibadah Shalatnya seseorang tidak akan berharga disisi Allah kecuali telah memenuhi bentuk lahiriyah dan hakikat batiniyah. Bentuk lahiriyah adalah berupa rukun-rukun shalat dan adab-adabnya.Sedangkan hakikat batiniahnya adalah menghadirkan hati kalau sedang bersama Allah,niat yang ikhlas karena Allah semata,tetap fokus dan menghadap Allah dengan segenap keseriusan serta konsentrasi pikiran pada shalat.
Shalat-shalat sunat yang seyogyanya diamalkan meliputi :
1.Shalat sunat qabliyah atau ba’diyah (shalat sunat yang mengiringi sebelum dan sesudahnya shalat fardlu)
2.Shalat sunat witir
Rasulullah SAW. bersabda :
الوتر حق ومن لم يوتر فليس منا
Shalat witir adalah haq dan barangsiapa tidak mengerjakan shalat witir maka tidak termasuk mengikuti sunahku.
Bilangan shalat witir minimal tiga rakaat dan maksimal sebelas rakaat.
3. Shalat Dhuha.
Adalah shalat yang diberkahi dan banyak manfaatnya.Bilangan rakaatnya minimal dua rakaat dan maksimal delapan rakaat atau menurut sebagian pendapat dua belas rakaat.
4.Shalat sunat diantara waktu maghrib dan Isyak.Jumlah rakaatnya dua rakaat dan maksimal duapuluh rakaat sedangkan tengah-tengahnya adalah enam rakaat.
Rasululla SAW. bersabda :
من صلى بين العشائين ركعتين بنى الله له بيتا فى الجنة
Barangsiapa shalat sunat dua rakaat antara maghrib dan isyak maka Allah akan membangunkannya rumah di syurga.
من صلى بعد المغرب ست ركعات لايتكلم بينهن بسوء عدلن له عبادة اثنتى عشرة سنة
Barang siapa setelah shalat maghrib melakukan shalat sunat enam rakaat tanpa diselingi pembicaraan yang buruk maka pahalanya akaan menyamai pahala beribadah selama duabelas tahun.
Menghidupkan waktu antara maghrib dan Isya’ dengan amalan-amalan shalat sunat adalah sunah Rasul. Ahmad bin Abi Al Hawari pernah meminta petunjuk gurunya Syekh Abu Sulaiman rahimahumallah tentang baik yang mana antara menjalankan puasa sunat atau menghidupkan waktu antara maghrib dan isya’.Jawab gurunya : Kalau bisa engkau lakukan kedua-duanya .Abu Sulaiman beralasan jika melakukan keduanya ia tidak bisa karena kalau siang puasa maka ketika waktu maghrib nantinya akan disibukkan dengan berbuka.Akhirnya gurunya menasihati untuk lebih baik menghidupkan waktu antara maghrib dan isyak saja.
Senantiasalah engkau membiasakan shalat malam .Rasulullah SAW bersabda :
افضل الصلاة بعد المكتوبة صلاة الليل
Shalat yang paling utama setelah shalat fardlu adalah shalat malam.
عليكم بقيام الليل فانه دأب الصالحين قبلكم ومقربة لكم الى ربكم ومكفرة للسيئات ومنهاة عن الاثم ومطردة للداء عن الجسد
Senantiasalah mengerjakan shalat malam, karena hal ini sudah menjadi kebiasaan orang-orang shalih sebelum kamu.Dan dapat mendekatkan dengan Tuhanmu.Menghapus dosa-dosa , mencegah dari perbuatan dosa dan dapat menjadi penolak penyakit dari badan.
Shalat sunat setelah sembahyang Isyak sudah termasuk dinamakan qiyamullail.Tetapi apabila shalat sunat itu dikerjakan sesudah bangun tidur malam maka akan lebih menistakan setan dan memerangi hawa nafsu dan akan banyak mendapatkan rahasia ilmu yang menakjubkan.Shalat ini dinamakan shalat tahjjud sebagaimana Firman Allah SWT:
Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji.(QS.Al Israa’ :79)
Tidak baik bagi seorang yang sedang meniti jalan akhirat meninggalkan ibadah malam.Bagaimanapun seseorang yang menghendaki wusul (sampai) kepada Allah akan selalu mencari nilai amaliyah yang lebih dan senantiasa menghadang pemberian Allah disepanjang waktunya siang dan malam.
Rasulullah SAW bersabda :
ان فى الليل لساعة لايوافقها عبد مسلم يسأل الله خيرا من امر الدنيا والاخرة الا اعطاه اياه وذلك كل ليلة
Sesungguhnya pada waktu malam terdapat saat yang barang siapa memohon kepada Allah pada saat itu baik perihal kebaikan dunia maupun akhirat pasti akan dikabulkan .Dan saat mustajab tadi terdapat disemua waktu malam.(HR.Muslim)
Berkata Syekh Ismail bin Ibrahim Al Jabrati ra. : Segala kebaikan terkumpul pada malam hari dan tidak di sematkan pangkat kewalian kepada seorang kekasih Allah kecuali pada waktu malam.
Berkata tuanku sayyid Al Idrus Abdullah bin Abu Bakar : Barang siapa ingin mendapatkan kebeningan hati maka senantiasalah menghadap Allah dengan hati nelangsa ditengah malam.
Rasulullah SAW bersabda :
ينزل الله كل ليلة الى السماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الاخير فيقول هل من داع فاستجيب له هل من مستغفر فاغفر له هل من سائل فاعطيه هل من تائب فاتوب عليه حتى يطلع الفجر
Setiap malam Allah menurunkan rahmat-Nya di langit dunia ketika tersisa sepertiga malam yang akhir.Allah berfirman : Adakah yang memohon kepada-Ku ?maka akan Aku kabulkan.Adakah yang minta ampunan? ,maka ia aku ampuni .Adakah yang mengajukan pinta?maka ia aku beri.Adakah yang bertaubat?maka aku terima taubatnya. Hal ini berlangsung sampai terbitnya fajar.
Dalam ibadah malamnya seorang yang Arif billah akan mendapatkan derajat kemuliaan, sentuhan lembut di hati berupa kenikmatan dekat dengan Allah,perasaan senang dan nyaman bersamaNya,indahnya munajat dan bercakap dengan-Nya.Sampai-sampai ia berkata : jika memang penghuni syurga akan mendapati seperti apa yang aku rasakan ini maka benar-benar mereka mendapatkan kehidupan yang indah. Seorang ahli ma’rifat lainnya berkata : Seorang ahli ibadah malam yang larut terbawa dalam kekhusyukan ibadah malamnya sama seperti pemusik yang larut terbawa dalam kesyahduan irama musiknya.Ada lagi yang berkata : Tidak ada yang menyusahkan dan merisaukan diriku selama empat puluh tahun ini kecuali terbitnya fajar.Perasaan menikmati ibadah malam ini tidak akan didapat kecuali setelah lama menelan pahitnya perjuangan dan sabar memikul cobaan yang berat dalam beribadah malam.
Jika ditanyakan apa bacaan shalat malam dan berapa bilangan rakaatnya?Ketahuilah bahwa Rasulullah SAW. tidak menentukan bacaan khusus dalam shalat tahajudnya.Tetapi yang baik adalah dengan membaca surat-surat Al Qur an secara tertib dan berkesinambungan.Dibaca sedikit demi sedikit dalam tiap-tiap shalat malam sehingga bisa dikhatamkan 30 juz dalam sebulan atau lebih tergantung menurut kondisi dan kemampuan.
[1] Waridat atau inspirasi ilahiyah : Anugerah Allah yang datang serta merta dan mendadak. Tidak ada syarat khusus atau persiapan dari seorang hamba.Suatu ketika seorang hamba menerima waridat dari Allah dan seketika itu juga tanpa pikir panjang ia merasa ingin untuk melakukan ibadah. HIKMAH 69-Al Waridat Al Ilahiyah-Oleh :KH.Muhammad Wafi MZ.Lc.M.Si. hal.2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar